Senin, 09 Mei 2016

Raja dan Penasehat

Kali ini saya akan sedikit bercerita yang mudah – mudahan dapat diambil hikmahnya untuk saya pribadi maupun untuk para pembaca.

Kisah ini berlatar belakang di sebuah negeri yang dipimpin oleh seorang raja. Sang raja tersebut memiliki seorang penasehat yang selalu menemaninya, dan penasehat  tersebut selalu berkata “ ini yang terbaik ” meskipun sedang mendapat musibah. kembali ke sang raja, sang raja tidak pernah mau menerima sedit pun kesalahan yang dilakukan oleh orang-orang disekitarnya. Setiap ada yang melakukan kesalahan sang raja langsung menghukum orang tersebut dengan memasukannya ke dalam penjara bawah tanah yang nantinya akan di eksekusi jika kesalahan tersebut terlalu berat.

Pada suatu hari sang raja sedang  menuju sebuah desa dengan melintasi sebuah hutan, dengan di temani penasehat dan pengawalnya. Di tengah perjalanan, sang raja yang sedang beristirahat dikagetkan oleh seekor binatang buas yang langsung menyerangnya. Para pengawal pun bergegas menolongnya, akan tetapi para pengawal tersebut sedikit terlambat ketika mereka berhasil mengusir binatang buas tersebut sang raja sudah kehilangan ibu jari tangannya dan segera mendapat perawatan.

Setelah sang raja diobati, sang raja meminta untuk membatalkan perjalan menuju desa dan kembali ke istana. Sesampainya di istana, sang penasehat menghampiri sang raja dan berkata “ Ini yang terbaik ”. Sang raja merasa bingung dan dengan nada membentak dia bertanya “ Apanya yang terbaik ?!”. penasehat tersebut menjawab “  Menurut saya ini yang terbaik, karena kondisi tuan masih sehat meskipun tuan kehilangan salah satu ibu jari ”. sang raja pun marah dan menghukum penasehat tersebut dengan memasukannya ke dalam penjara dan tidak memberinya makan sampai tiba hari eksekusinya. Sang penasehat pun berkata “ Ini yang terbaik “, sang raja pun merasa bingung “ apanya yang terbaik ? dipenjara kok baik? “ pikirnya.

Satu bulan berlalu,  dan sang raja memutuskan untuk refresing  dengan berburu rusa di hutan dengan ditemani pengawalnya. Sebelum berangkat sang raja bertemu penasehatnya di penjara dan menyatakan bahwa besok akan melakukan eksekusi terhadap penasehatnya. Sang penasehat pun mencoba menegah sang raja untuk pergi, akan tetapi sang raja menghiraukannya. Perjalan pun dimulai, sang raja memasuki hutan dengan semangat. Setelah beberapa jam memasuki hutan, sang raja merasa putus asa karena tidak dapat menemukan satu ekor pun rusa. sampai akhirnya salah satu pengawal berkata “ disana! Ada rusa disana!”. Sang raja merasa bersemangat kembali, dan bergegas mengejar rusa tersebut. Setelah susah payah mengejar rusa tersebut akhirnya satu buah anak panah mengenai rusa tersebut, sang raja merasa senang sekali sampai-sampai tidak sadar bahwa dia sudah memasuki hutan terlalu dalam.

Sang raja berkata kepada pengawalnya “ Dimana kita sekarang ? ”, sang pengawal menjawab “ Saya mohon maaf tuan saya juga tidak tahu, saya rasa kita tersesat di hutan ini tuan ”. sang raja pun bingung, dan memilih untuk melanjutkan perjalanan, “ Mungkin jika lurus terus bisa sampai di suatu desa dan dapat bertanya pada orang disana “ pikir sang raja.  Hari sudah semakin gelap, dan sang raja belum melihat tanda adanya desa. Setelah malam tiba, sang raja melihat ada cahaya yang berada tak jauh darinya. Sang raja pun bergegas menuju cahaya tersebut.

Untuk kelanjutan ceritanya ada di part 2 …

1 komentar:

  1. How to make money from betting on sports in Texas
    There are many forms of wagering in Texas. Some states prohibit online sports betting from allowing bettors หารายได้เสริม to place wagers for real money.

    BalasHapus